Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.2) - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » » Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.2)

Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.2)

Written By Klaten Info on Jumat, 18 Januari 2013 | 07.24

Potret kecil alih fungsi lahan pertanian pangan menjadi non pertanian di kabupaten Klaten diantaranya terjadi dilahan sawah produktif di sebelah barat padukuhan Gereh dan Grenjeng, desa Kadilaju, kecamatan Karangnongko sekurang-kurangnya telah berdiri 10 rumah penduduk dengan bangunan permanen (terlihat pada gambar).Menurut penjelasan Mbah Mangun sesepuh padukuhan Grenjeng kepada contributor Klaten Info berdirinya rumah diawali pada tahun 2006, semula hanya satu dua rumah termasuk salah satunya adalah rumah anaknya yang bernama Gandung. Kemudian disusul tetangga yang lain hingga saat ini telah berdiri 10 bangunan rumah tinggal. Alasan kenapa mereka menempati areal persawahan karena tidak memiliki lahan untuk pemukiman selain sebidang sawah itu.Dan kebetulan lahan sawahnya berada di pinggir jalan arteri yang menghubungkan kecamatan Kemalang - Tegal Mas, Jogonalan dan telah beraspal mulus. Jadi sekalian dapat untuk membuka usaha, untuk menambah pendapatan. Seperti yang dilakukan Gandung disamping menjual bensin, menyewakan sound system dan membuka jasa menjahit pakaian. Pada saat mendirikan rumah mereka mengaku telah memiliki izin pengeringan dari Badan Pertanahan Nasional Klaten, yang prosesnya melalui pemerintah Desa Kadilaju.

Kalau masing-masing rumah memanfaatkan lahan sawahnya untuk pekarangan seluas 500 meter persegi, setidaknya lahan sawah itu telah beralih fungsi seluas 5.000 meter persegi atau 0,5 hektar. Ini belum termasuk lahan yang sudah mendapat izin pengeringan tetapi belum didirikan bangunan diatasnya. Ada juga pendirian bangunan rumah diatas lahan sawah produktif tanpa mengindahkan perizinan, sebagaimana dituturkan nara sumber yang keberatan disebut identitasnya, kepada contributor Klaten Info. Hal demikian mengingat proses perizinan dipandang sulit dan perlu biaya mahal sementara sangat butuh papan untuk pemukiman,pokoknya bangun saja dulu urusan izin nanti saja, katanya. Fenomena yang terjadi dilapangan tersebut mengindikasikan dan patut diduga bahwa angka alih fungsi lahan yang dirilis BPS belum termasuk pengalihfungsian lahan pertanian oleh warga masyarakat yang mengabaikan izin pengeringan.

Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.1)
Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.2)
Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.3)
Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.4)

Oleh: Kiswanto | Kontributor Klaten.Info

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info