Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.4) - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » » Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.4)

Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.4)

Written By Klaten Info on Jumat, 18 Januari 2013 | 08.31

Antisipasi dan langkah nyata ini penting dan mendesak dilakukan, mengingat laju pertumbuhan penduduk yang cukup besar akan mengikuti prinsip deret ukur, sementara peningkatan produksi tanaman pangan khususnya padi mengikuti prinsip deret hitung, sehingga tidak pernah balance. Bukan hal mustahil apabila lahan sebagai salah satu unsur produksi pangan vital lama kelamaan berkurang bahkan habis, manakala tidak dilakukan pengereman, muaranya ketersediaan pangan khususnya beras akan menjadi barang langka di bumi subur yang pernah menyandang predikat lumbung padi di Jawa Tengah ini. Mengingat masih banyak faktor-faktor penghambat produksi selain menyusutnya luas lahan, diantaranya perubahan iklim dengan impactnya terjadinya eksplosi organisme pengganggu tumbuhan (wereng, tikus, dll), kekeringan dan kebanjiran, serta disamping leveling off akibat degradasi unsur hara tanah. Hal demikian tentu akan menyebabkan target peningkatan produksi padi > 5 % di daerah dari Kementerian Pertanian untuk mendukung pecapaian target produksi padi 10 juta ton pada tahun 2014 tingkat nasional, akan sulit dicapai.

Ironis, apabila laju pertumbuhan penduduk sulit dikendalikan, tentu pada suatu waktu tertentu antara jumlah penduduk dibanding jumlah produksi pangan khususnya beras akan mengalami ketimpangan, yang berarti pemerintah tidak mampu lagi menyediakan kebutuhan berasnya secara mandiri. Sementara upaya penurunan konsumsi beras perkapita dengan diversifikasi bahan pangan lokal non beras dinilai belum berjalan dengan baik dan optimal. Perhitungan pertambahan penduduk setiap tahun 0,26 %, sama dengan 340.865 jiwa (tahun berikutnya akan terus bertambah mengikuti formula deret ukur), minimal akan membutuhkan beras setara 47.380.226 kg dan juga akan terus bertambah setiap tahunnya. Jadi perhitungan surplus saat ini bagi ketersediaan beras di Klaten dapat dipastikan kedepan akan terancam menjadi defisit dalam kurun waktu tertentu apabila tidak dilakukan langkah-langkah antisipasi.

Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.1)
Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.2)
Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.3)
Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Menjadi Non Pertanian Berpotensi Mengancam Ketahanan Pangan (Beras) Di Klaten (Bag.4)

Oleh: Kiswanto | Kontributor Klaten.Info 

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info