KETIKA SOLAR LANGKA DAN MAHAL PENGUSAHA JASA ALSINTAN TERJUNGKAL - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » » KETIKA SOLAR LANGKA DAN MAHAL PENGUSAHA JASA ALSINTAN TERJUNGKAL

KETIKA SOLAR LANGKA DAN MAHAL PENGUSAHA JASA ALSINTAN TERJUNGKAL

Written By kiswanto adinegara on Selasa, 28 Mei 2013 | 22.36


Karangnongko ~ Beberapa bulan terakhir terjadi kelangkaan bahan bakar minyak(BBM) ,terutama jenis solar.Kelangkaan terjadi merata hampir disetiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).BBM yang satu ini sangat erat hubungannya dengan kehidupan rakyat kecil.Terutama bagi pengusaha atau pengelola alat mesin pertanian seperti rice mill atau penggilingan padi,diesel atau genset, dan tak terkecuali pengelola jasa traktor tangan atau hand tractor.
Saat ini beberapa wilayah di kabupaten Klaten telah memasuki musim tanam kedua (MT –II) khususya komoditas padi sawah.Pasca panen MT-I maka petani membutuhkan pengolahan tanah untuk persiapan selanjutnya.Pengolahan tanah untuk lahan sawah saat ini lazimnya menggunakan hand tactor,karena tenaga ternak seperti kerbau dan sapi sudah langka.Sulit mendapatkan pengusaha jasa pengolahan tanah pertanian dengan tenaga ternak.Disamping membutuhkan waktu lebih lama jua perlu biaya yang lebih mahal dibanding menggunakan taktor tangan pada luas lahan yang sama,demikian dituturkan Supriyadi petani di Karangnongko saat ditemui kontributor klaten info.Lebih lanjut Supriyadi mengatakan keberatannya jika biaya pengolahan tanah dinaikkan ,gara-gara solar langka.Biasanya ongkos untuk satu patok (kurang lebih seluas 2.200 meter persegi) menggunakan  traktor kurang lebih Rp 130.000,00 dengan ditambah snack minum dan  satu kali makan.Alasan petani keberatan biaya mengolah tanah dinaikkan ,mengingat hasil panen saat ini nilai jualnya rendah jauh dibawah panen sebelumnya.
Sulitnya membeli BBM jenis solar,diakui Heri operator hand tractor dari Kadilaju.Sekarang harus antri lama di SPBU untuk mendapatkan solar.Solar bahkan tidak setiap hari tersedia .Walaupun harga beli per liter tidak naik Rp 4.500,00 tetapi sulit  memperolehnya.Kondisi demikian menyusahkan pengelola jasa alsintan,khususnya traktor tangan.Menaikkan ongkos bagi petani pemakai jasa traktor ,tidak mungkin.Jadi antara petani dan pengelola traktor sama-sama dalam posisi yang sulit.Kalau ada order tetapi tidak ada solar ,ya terpaksa saya menolaknya,demikian keluhan Heri yang diamini Jumbadi,Suntoro dan Ngatimo pengelola jasa alsintan khusus hand tractor.
Mereka hanya bisa pasrah dan berharap kepada pemerintah untuk segera menetapkan kebijakan harga BBM bersubsisdi khususnya solar tidak perlu naik,agar kondisi sulit yang membelit rakyat kecil ini segera berakhir dan normal kembali.Karena diyakini walaupun harga solar tidak naik kalau BBM jenis lain mengalami kenaikan pasti akan bedampak pada mahalnya kebutuhan hidup,termasuk suku cadang alsintan.Dengan langka dan mahalnya harga BBM (solar) pengusaha jasa alsintan tentu akan terjungkal dalam kubangan kesulitan berusaha.
Oleh : Kiswanto


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info