FENOMENA KEMARAU BASAH SEBABKAN PETANI MELON MERUGI - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » » FENOMENA KEMARAU BASAH SEBABKAN PETANI MELON MERUGI

FENOMENA KEMARAU BASAH SEBABKAN PETANI MELON MERUGI

Written By kiswanto adinegara on Senin, 22 Juli 2013 | 18.21


Karangnongko ~ Musim kemarau kali ini,bukan kemarau biasa.Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta,bahwa musim kemarau saat ini merupakan musim kemarau basah.Artinya ditengah musim kemarau masih sering diwarnai adanya hujan.Sebagaimana beberapa bulan terakhir lazimnya  sudah jarang bahkan tidak ada lagi hujan turun.Namun faktanya masih ditengarai curah hujan yang intensitas dan volumenya cukup tinggi.

Dampak dari fenomena kemarau basah diantaranya adalah munculnya eksplosi organisme pengganggu tumbuhan(OPT).Terutama pada komoditas tanaman hortikultura jenis sayur-sayuran,baik sayuran daun maupun sayuran buah.Pada sayuran buah seperti tanaman melon bahkan memungkinkan untuk gagal total.Tanaman mati akibat serangan OPT,sebelum sempat berproduksi.

Sebagaimana disampaikan Tukimin petani yang tergabung dalam Gapoktan Tirta Kencana,bahwa ribuan batang tanaman melon yang diperhitungkan berproduksi dan panen pada bulan Ramadhan dan jelang hari lebaran,ternyata meleset.Diatas kertas manakala dalam kondisi normal Tukimin dapat meraup keuntungan yang menggiurkan.Faktanya untuk berbudidaya komoditas hortikultura buah-buahan melon ,dari koceknya telah keluar modal senilai Rp 6.000.000,00 an (enam jutaan)  rupiah.Biaya ini meliputi sewa lahan,pengolahan tanah,pengadaan plastik,pembelian benih,tenaga kerja serta obat-obatan.Semula tanaman tumbuh subur.Namun ketika menjelang berbuah pertama karena terlalu banyak hujan,tanaman diserang OPT.Akhirnya walaupun telah diupayakan dengan berbagai cara ,tanaman tidak semakin membaik,bahkan mengering dan mati.

Dengan demikian pupus sudah harapan,untuk kembali modal.Dan enam juta rupiah hilang tak berbekas,inilah resiko dalam bertani.Perencanaan pembiayaan dapat diperhitungkan dengan pasti,namun mengingat banyaknya faktor penyebab kegagalan ,kepastian panen sangatlah tidak mudah direncanakan .Untuk sekedar impas kembali modal saja ,akibat faktor alam petani sudah tidak berdaya,apalagi bicara keuntungan hal mustahil demikan diceritakan Tukimin di bulak kidul mbledrek barat padukuhan Sepuluh,Karangnongko.

Nampaknya memang bukan Tukimin seorang diri yang mengalami ketidak berhasilan dalam berbudidaya melon musim ini,banyak Tukimin-Tukimin yang lain khususnya di wilayah kecamatan Karangnongko,dan kabupaten Klaten pada umumnya yang bernasib sama.Sekali lagi resiko sebuah usaha !Berita terkait adalah  http://manisrenggo.klaten.info/2013/06/akibat-anomali-iklim-ribuan-tanaman.html

Oleh : Kiswanto
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info