PLUNENG PEMANDIAN ALAM UNTUK WISATA DAN OLAH RAGA AIR CESPLENG - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , » PLUNENG PEMANDIAN ALAM UNTUK WISATA DAN OLAH RAGA AIR CESPLENG

PLUNENG PEMANDIAN ALAM UNTUK WISATA DAN OLAH RAGA AIR CESPLENG

Written By kiswanto adinegara on Sabtu, 14 September 2013 | 23.04

    Umbul Cilik atau Tirto Mulyani dipadukuhan Pluneng,Klaten.(foto WS)



Kebonarum ~ Warga masyarakat Klaten sudah sepatutnya bersukur kepada Tuhan YME,atas kemurahan rizky yang telah diberikanNya diantaranya berupa sumber air bersih yang cukup berlimpah.Tentu tidak asing lagi bagi warga Klaten dan sekitarnya nama-nama sumber air alami seperti Jolotundo,Cokrotulung,Brintik dan Pluneng.Sumber air yang berupa umbul ini difungsikan untuk destinasi pariwisata dan wahana olah raga air yang sangat menarik.

Khusus umbul Pluneng berada di padukuhan Pluneng,desa Pluneng,kecamatan Kebonarum ,kabupaten Klaten.Lokasinya cukup strategis ,dan mudah di jangkau dengan kendaraan roda dua maupun empat.Kira-kira 5 kilometer arah barat dari kota Klaten atau 3 kilometer utara Pabrik Gula Gondangbaru melewati jalan yang cukup mulus.

Ada dua pemandian di lokasi ini,yang pertama berada di sisi timur jalan dengan nama Umbul Tirto Mulyani,atau lebih dikenal dengan sebutan Umbul Cilik.Ada juga warga yang menamainya Umbul Wadon.Memiliki kedalaman air sekitar 1,5 meter.Kejernihan air umbul ini menyebabkan terlihatnya dasar kolam secara jelas.Disebut umbul Wadon karena pemandian ini banyak dimanfaatkan oleh kaum perempuan.Kolam pemandian terbagi dua bagian dan ditengahnya terdapat sebuah arca kuna yang masih utuh.


    Umbul Gedhe sebagai wahana wisata dan olahraga air di Pluneng,Kebonarum,Klaten (foto WS)



Yang kedua berlokasi di barat jalan tepatnya dipinggir barat kampung terkenal dengan nama Umbul Tirto Mulyo atau familiar dengan sebutan Umbul Gedhe.Pemandian umbul besar ini terbagi menjadi tiga bagian,pertama untuk orang dewasa dengan kedalaman air 2,5 meter,kedua untuk remaja kedalaman air 2meter dan ketiga untuk anak-anak antara 1 – 1,5 meter.Seperti Tirto Mulyani disini kebeningan air umbul juga menyebabkan terlihat benda-benda yang berada didasar kolam secara jelas.

Pengeloaan pemandian dilakukan oleh pemerintah desa Pluneng bekerja sama dengan pihak ketiga.Setiap orang yang masuk ke Pemandian utamanya Umbul Gedhe diwajibkan membayar retribusi sebesar Rp 5.000,00,termasuk biaya parkir .Fasilitas yang disediakan berupa kamar ganti busana dan parkir kendaraan didalam. Apabila ingin mencuci kendaraan juga disediakan jasa pencucian di komplek pemandian dengan ongkos sangat murah yakni Rp 2.000,00 untuk roda dua dan Rp 3.000,00 untuk roda empat.Disekitar pemandian umum juga banyak terdapat warung kuliner.Pokoknya,berwisata dan berolahraga air di Pluneng dijamin Cespleng,demikian ungkapan promotif Widodo Danu warga dan tokoh masyarakat di Kebonarum kepada kontributor klaten info.

Salah seorang pengunjung dari Jogonalan  mengatakan mandi di Umbul Pluneng yang alami sangat terasa lebih nyaman  dan bersih,berbeda dengan pemandian buatan yang kini menjamur di Klaten.Warga lain Mbah Wiedada Sikenong yang kini berusia 65 tahun,mengaku sejak umur 10 tahun telah biasa berenang di Pluneng ,dengan naik sepeda angin dari Sikenong kota Klaten yang berjarak 5 km an.Bahkan Wiedada yang saat ini bermukim di Jakarta masih ingat betul 55 tahun yang lalu didekat Umbul Cilik tumbuh pohon durian yang rimbun,sekarang pohon itu telah ditebang dan sehingga terasa gersang serta panas,katanya di jejaring sosial paska bernostalgia di Pluneng.

Oleh : Kiswanto
Share this article :

3 komentar:

  1. Pada suasana gerah dimusim kemarau saat ini rasanya pas manakala menyempatkan diri berekreasi dan berolahraga renang di kolam pemandian alam seperti Pluneng....Perlu diketahui pada hari Ahad dan libur lainnya atau saat tradisi padusan pemandian ini banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun dari luar daerah........ajak keluarga,handai taulan untuk membuktikan kesejukan serta kenyamanan air alami dari umbul abadi.....nan menyehatkan.

    BalasHapus
  2. terima kasih atas artikel anda yang menarik dan bermanfaat ini. semoga memberikan manfaat bagi pembacanya. saya memiliki artikel sejenis yang bisa anda kunjungi di sini pariwisata

    BalasHapus
  3. mengingatkan masa kecil dulu dengan rasa suka cita naik sepeda ontel dari desa metuk kidul tegalyoso klaten, karena saking semangatnya naik sepeda tanpa rasa lelah laparpun terlupakan, uang jajan juga paspasan...sudah puluhan tahun ditinggalkan..suatu saat pengin lagi nengok kondisi terkini....dulu airnya dingin sekali

    BalasHapus

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info