MENUNGGU JANJI DAN TITIP PESAN BUAT ‘GAGAH’ (GANJAR PRANOWO DAN HERU SUDJATMOKO) - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , » MENUNGGU JANJI DAN TITIP PESAN BUAT ‘GAGAH’ (GANJAR PRANOWO DAN HERU SUDJATMOKO)

MENUNGGU JANJI DAN TITIP PESAN BUAT ‘GAGAH’ (GANJAR PRANOWO DAN HERU SUDJATMOKO)

Written By kiswanto adinegara on Kamis, 10 Oktober 2013 | 00.18

                       Gagah..............ketika berkampanye (Sumber : Repro KR)



Karangnongko ~  Apa itu ‘Gagah’ ? Gagah adalah akronim dari penggabungan nama Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko ketika mecalonkan diri  sebagai gubernur dan wakil gubernur provinsi Jateng pada saat pemilukada yang digelar hari  Minggu Kliwon,26 Mei 2013.

Gagah akhirnya dapat membuktikan ke‘gagah’annya  dengan memenangi perhelatan demokrasi akbar bagi wong Jateng kala itu dengan meraup 48,25 % suara.
Kini ‘Gagah’ telah resmi menduduki singgasana sebagai orang nomor satu dan dua di provinsi Jawa Tengah,sejak mengucapkan sumpah jabatan pada Jumat Wage,tanggal 23 Agustus 2013.

Ditengah hingar bingar pasca dilantik Mendagri di gedung wakil rakyat,Ganjar Pranowo berjanji akan mewujudkan jargon kampanyenya yang njawani yakni ‘ mboten ngapusi lan mboten korupsi ‘.Disamping itu diliput banyak awak media nasional,regional dan lokal sang Gubernur minta saran-masukkan, di awasi dan di ‘jewer’ kalau menyimpang dalam mengemban amanah rakyat Jateng ini.

Menunggu Janji

Janji dan statemen Gagah sungguh terdengar ‘beda’ ,dibanding pejabat-pejabat lainnya.Rakyat menunggu bukti,setidaknya sudah dibangunkan ‘kiblat baru’ oleh Jokowi dalam membangun DKI Jakarta.Gebrakan demi gebrakan yang mengutamakan kepentingan masyarakat  diharapkan segera dimulai dari sekarang.Karena kurun lima tahun bukanlah waktu yang lama.

Masyarakat sadar untuk mewujudkan ‘ mboten ngapusi lan mboten korupsi ‘ itu bukan perkara gampang,mengingat ‘ngapusi dan korupsi’ faktanya telah menjadi budaya dan merambah kesemua stakeholders pembangunan (eksekutif,legeslatif,yudikatif dan pengusaha).

Disamping secara khusus Gagah akan ‘berhadapan’ dengan komunitas (Setda dan SKPD) pemprov Jateng,Gagah juga harus mengoordinasi dan mengondisikan 35 Bupati/Walikota di Jateng agar mengalir sesuai skenario ‘baru’ yang di cita-citakan.

Hadir dan lahirnya ‘Gagah’ ,digadang-gadang rakyat Jateng dapat mewujudkan Jawa Tengah yang Gagah Perkasa dan mandiri dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat secara nyata.

Titip Pesan

Suara rakyat adalah suara Tuhan.Sang Gagah telah berucap,senantiasa terbuka untuk kritik dan minta masukkan konstruktif dari rakyat untuk ‘menggagahkan Jawa Tengah’.

Pesan pesan yang dapat dihimpun dari sebagian  rakyat yang berada di Klaten diantaranya

1.    Kerusakan infrastruktur jalan baik milik pemerintah pusat ,provinsi dan kabupaten terjadi hampir merata,sehingga perlu dan butuh perhatian serta perbaikan secara berkelanjutan.
2.    Kerusakan infrastuktur jalan dan jembatan faktanya dipicu terutama oleh banyaknya kendaraan pengangkut galian golongan C yang melampaui kapasitas yang diizinkan,serta pelanggaran terhadap rambu-rambu lalu lintas yang ada sehingga perlu ‘law inforcement’ ,secara serius,tegas,terpadu,terencana dan berkelanjutan.
3.    Implementasi Rencana tata ruang wilayah secara konsisten,salah satu contoh wilayah penambangan galian golongan C di kabupaten Klaten khususnya DAS lereng Merapi.Saat ini marak penambangan ilegal dengan alat berat,pemkab terkesan lambat merespon dan mengambil tindakan.Kerusakan fungsi lingkungan hidup Merapi jangka panjang akan berakibat fatal dan kompleks dalam aspek kehidupan,mengingat DAS lereng Merapi merupakan daerah resapan air bagi daerah bawahan.Masalah penetapan dan perizinan pertambangan sangat penting dan mendesak dituntaskan.
4.    Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,serta mewujudkan kedaulatan pangan .Laju alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian menjadi persoalan serius yang  sangat mendesak dilakukan pemecahan.Diantaranya meniindaklanjuti UU nomor 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan baik di level provinsi maupun kabupaten/kota  yakni dengan pembuatan perda hingga perdes jika dimungkinkan .Disamping itu kebijakan dalam rangka pemberdayaan petani dan masyarakat miskin perlu terus ditingkatkan .Fungsi penyuluhan pertanian,perikanan dan kehutanan dipandang perlu revitalisasi.
5.    Perlu meningkatkan koordinasi ,baik level provinsi terutama dengan pemerintah DIY terkait  regulasi angkutan galian golongan C dari Kali Gendol Sleman yang melewati kikis (batas wilayah Jateng – DIY) kemudian masuk wilayah kabupaten Klaten .Retribusi diperoleh  Sleman sedangkan Klaten menerima jatah kerusakan infrastruktur jalan ,kebisingan,pencemaran debu dan ketidaknyamanan warga pengguna jalan.Juga level kabupaten untuk pengaturan jalur-jalur angkutan galian golongan C agar tidak menjadi biang kerusakan jalan.

Masyarakat juga mengapresiasi  atas keterbukaan Gagah kepada  warga dengan dibangunnya komunikasi lewat jejaring sosial.

Sekali lagi sebagai warga Jateng ,kami sangat merindukan perwujudan janji-janji manis saat kampanye dulu,dan kini kami titip secuwil pesan kepada pahlawan yang ‘Gagah’ untuk mengkaji dan menindaklanjuti demi kesejahteraan wong Jateng.

Semoga tulisan ini,dapat  dibaca oleh yang terhormat sang ‘Gagah’ .

Oleh : Kiswanto



Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info