MASIH EFEKTIFKAH ‘ MEMEDI SAWAH ‘ DI ERA KINI - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , » MASIH EFEKTIFKAH ‘ MEMEDI SAWAH ‘ DI ERA KINI

MASIH EFEKTIFKAH ‘ MEMEDI SAWAH ‘ DI ERA KINI

Written By kiswanto adinegara on Senin, 06 Januari 2014 | 02.09

 
 Memedi sawah dari masa kemasa ,masih dipercaya.


Karangnongko ~ Entah kapan persisnya ‘memedi sawah’ diciptakan petani dinegeri agraris ini tidak ada yang tahu.Diperkirakan telah ratusan tahun hadir dan berada ditengah bulir padi sejak masih hijau hingga menguning.

Sebagai karya inofatif tradisional memedi sawah dibuat untuk menakuti hama padi khususnya burung emprit.Burung emprit kendati bukan termasuk lima besar hama yang membayakan dan mengancam pusonya pertanaman padi ,namun cukup membuat petani kalang kabut menghadapinya.

Musim tanam kemarin tanaman padi seluas 2.500 meter persegi nyaris gagal panen gara-gara diserang gerombolan burung .Pasalnya tidak sempat membuat memedi sawah dan menungguinya ketika bulir padi merkatak hingga jelang panen,demikian penuturan Ngadinu kepada kontributor klaten info.

Hasil padi ketika musim baik bisa laku Rp 6 jutaan itu,hanya laku Rp 2 juta karena ‘gembrang’ diserang burung katanya lebih lanjut . Dan musim panen kali ini petani yang berusahatani padi di bulak wetan Karangeri itu berusaha membuat memedi sawah berupa orang-orangan.

Dalam luasan seperempat hektar tersebut sekurangnya dibuat enam sosok memedi dengan bentuk macam-macam.Ada yang menyerupai laki-laki dengan bertopi , dan mengenakan caping,ada juga perempuan bermukena dan sosok-sosok lain.


    Anggota Poktan bermusyawarah mengatasi serangan hama penyakit tanaman.



Antara memedi sawah yang satu dengan yang lain dihubungkan dengan tali dan diberi aksesoris botol atau kaleng yang diisi dengan kelereng.Dan ketika ada segerombolan burung hinggap di persawahan tali itu ditarik berulang-ulang sehingga memedi bergerak-gerak dengan diikuti  suara kemrosak dari kaleng,seketika itu juga burung akan kaget dan takut kemudian terbang terbirit-birit.

Menurut Wagiyem petani padi manakala dengan rajin menunggui padinya disawah setiap pagi dan sore dengan kelengkapan memedi sawah diyakini akan efektif mengusir hama burung.Memang dibutuhkan tenaga yang siap setiap hari dari merkatak hingga panen senantiasa berumah disawah.

Hal demikian diperkuat Darjo Utomo ,hingga saat ini ya dengan memedi sawah dan ditunggui secara rutin adalah langkah yang paling efektif menghadapi serangan burung.Saya pernah mencoba dengan menyemprot padi dengan larutan air dan telur katanya dengan amisnya telur burung tidak mau makan,e..nyatanya tetap saja mereka menyerangnya demikian kordinator pengendalian hama penyakit poktan Tirto Mulyo Kadilaju itu menuturkan dengan semangat.

Kepala Balai Besar Penelitian Hama dan Penyakit tanaman Kementerian Pertanian mengatakan hebatnya serangan burung di Klaten disebabkan pola tanam yang kurang baik.Banyak pertanaman padi pada suatu areal yang tidak bersamaan,hal ini menyebabkan daya dukung terhadap serangan burung menjadi lemah.

Dan institusi pemerintah pusat itu mengakui belum menemukan teknologi tertentu yang dapat untuk mengusir hama burung.Kiat untuk mengurangi serangan salah satunya memperbaiki pola tanam,yakni dalam bulak luasan tertentu secara bersamaan tanam padinya,demikian anjurannya.

Dan menurut pengakuan para petani di Karangnongko yang tegabung dalam poktan Tirto Mulyo dengan hamparan sawahnya kurang lebih 15 hektar yang tengah merkatak cara mengusir hama burung yang efektif hanyalah menungguinya dengan memanfaatkan alat peraga pengusir berupa ‘memedi sawah’.

Oleh : Kiswanto
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info