PASKA HUJAN ABU KELUD WARGA BERSIH-BERSIH DAN BERHARAP HUJAN SEGERA TURUN - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , » PASKA HUJAN ABU KELUD WARGA BERSIH-BERSIH DAN BERHARAP HUJAN SEGERA TURUN

PASKA HUJAN ABU KELUD WARGA BERSIH-BERSIH DAN BERHARAP HUJAN SEGERA TURUN

Written By kiswanto adinegara on Sabtu, 15 Februari 2014 | 00.09

 
Seorang warga membersihkan debu vulkanik yang menempel di tanaman hias.


Karangnongko ~ Memasuki hari kedua paska hujan abu vulkanik letusan Gunung Kelud di Kediri Jawa Timur terlihat abu beserakan dimana-mana.Di seluruh atap rumah / bangunan, dipepohonan serta  di setiap jalan abu putih masih menempel dengan cukup tebal.

Menurut pantauan kontributor klaten info disejumlah tempat diantaranya kecamatan Kemalang , Karangnongko , Manisrenggo ,Jogonalan dan Prambanan kabupaten Klaten  dijumpai aktifitas warga baik secara individu maupun bergotong royong  membersihkan debu. Bersih-bersih tersebut dijumpai mulai dirumah pribadi , tempat usaha , pabrik , sekolah serta dijalan umum.

Pembersihan diutamakan di badan jalan dengan cara menyiram air baik secara manual maupun dengan genset.Tujuannya agar tidak membahayakan pengguna jalan serta mengurangi pencemaran lingkungan.Di jalan apabila ada kendaraan utamanya mobil lewat pengguna dibelakangnya jarak pandangnya sangat terganggu ,kadang satu meterpun tidak terlihat saking tebalnya debu, demikian dituturkan Muji kepada kontributor klaten info.

Sebagian warga membersihkan lingkungan rumah tinggal mulai dari lantai, pagar , halaman , genteng , talang ,  tanaman hias,kendaraan serta perabot rumah tangga.Semua nyaris tidak ada yang tersisa dari paparan debu vulkanik,sebagaimana disampaikan Sunami  di Karangnongko.

Kondisi tidak turunnya hujan sejak  Kelud meletus  dirasakan semakin memperparah keadaan.Pasalnya walaupun lingkungan dan perabot sudah dibersihkan namun tumpukan abu diatap dan pepohonan masih tebal sehingga manakala tertiup angin akan mabu-mabul kemana-mana dan membuat yang sudah bersih akan kotor kembali,demikian keluhnya.

Sepanjang mata memandang dimanapun  semuanya didominasi warna putih .Matahari nampaknya masih enggan muncul dan bersinar maksimal.Sehingga menambah gerahnya suasana.

Dampak abu vulkanik  terhadap kesehatan mulai dikeluhkan sejumlah warga mulai dari alergi berupa gatal-gatal di kulit, batuk ,bersin-bersin serta perih dimata.Seperti dituturkan Kasno bahwa sejak terkena debu Kelud kemarin kulitnya mulai terasa gatal-gatal dan memerah.

Yang ditunggu seluruh warga adalah segera turun hujan yang deras sehingga mampu membersihkan abu di dedaunan , diatap rumah serta di jalanan.Dengan demikian lambat laun abu akan segera bersih,sebagaimana disampaikan Mamad  penuh harap saat membersihkan halaman Masjid Lailatul Qodar Kadilaju.

Oleh : Kiswanto


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info