PENGURUS POKTAN TIRTO MULYO STUDI ORIENTASI USAHA PETERNAKAN DI SLEMAN - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , » PENGURUS POKTAN TIRTO MULYO STUDI ORIENTASI USAHA PETERNAKAN DI SLEMAN

PENGURUS POKTAN TIRTO MULYO STUDI ORIENTASI USAHA PETERNAKAN DI SLEMAN

Written By kiswanto adinegara on Kamis, 20 Februari 2014 | 18.08

Kambing yang siap di pasarkan.



Karangnongko ~  Pekatnya polusi dan masih tebalnya abu vulkanik Kelud utamanya di jalanan tidak menyurutkan niat pengurus kelompok tani (Poktan)  Tirto Mulyo desa Kadilaju ,kecamatan karangnongko untuk merealisasikan sebuah agenda secara mandiri.

Mengingat jadwal yang sudah disepakati pengurus dengan mitra kunjungan di Sleman sejak sebelum erupsi Gunung api yang berada di Kediri Jatim itu secara dahsyat dan mengejutkan.

Poktan yang bergerak dibidang tananaman pangan dan hortikultura,perikanan dan peternakan itu memiliki beberapa program diantaranya usaha pengembangan perikanan yang diintegrasikan dengan usaha peternakan.

Usaha ekonomi produktif yang digagas yakni penggemukan kambing (fattening) yang cepat menghasilkan pendapatan kelompok.Dengan demikian sasaran mencari ilmu dan pengalaman alias ngangsu kaweruh dikemas dalam kegiatan studi orientasi usaha peternakan yang berlokasi di desa Donoharjo ,kecamatan Ngaglik, kabupaten Sleman , DI Yogyakarta.

Pelaksanaan studi orientasi pada Sabtu ( 15/2) diikuti pengurus poktan dan didampingi penasehat usaha bidang perikanan dan peternakan.Setelah melihat dari dekat usaha penggemukan kambing oleh Bapak Agung Wahyudi yang sukses ,semakin memantabkan niat dan tekad poktan merintis usaha sejenis,demikian penuturan Supriyadi ketua poktan Tirto Mulyo Kadilaju kepada kontributor klaten info.

Ternak kambing  yang di fattening dimasukkan dalam kandang panggung ukuran tertentu yang menampung 10 ekor, dan kandang senilai kurang lebih Rp 1,5 juta itu dibuat portabel ,dengan bahan kayu.Kesuksesan usaha yang mempekerjakan dua tenaga kerja itu yang pertama dipengaruhi oleh faktor pakan.Pakan konsentrat  dengan kemasan 25 kg dengan harga perkilogram sekitar Rp 38.000,00 disediakan secara cukup.

Disamping itu telah terbangunnya jejaring pemasaran yang mantap dengan konsumen utamanya para pedagang sate di daerah Sleman dan sekitarnya.Cara pembelian kambing dengan sistem timbang hidup.

Siklus panen kambing dari awal masuk kandang hanya memakan waktu sekitar 35 hari , artinya setiap ekor kambing setelah 35 hari dipelihara  harus dijual.Dengan pemeliharaan yang intensif secara ekonomis diperhitungkan sangat menjanjikan keuntungan.Karena average daily gain  alias pertambahan bobot daging hariannya sangat signifikan,sehingga efisien dalam pengeluaran cost nya.

Susanto penasehat poktan dibidang usaha perikanan optimis akan keberhasilan usaha peternakan semacam itu dan dipadukan dengan mina  usaha yang tengah dirintisnya diareal tanah kas desa seluas kurang lebih 1.800 meter persegi .Lokasinya strategis dan potensi sumberdaya alam serta pemasarannya diyakini terbuka cukup prospektif,sebagaimana dituturkan kepada klaten info paska studi orientasi.

Namun implementasi program kegiatan itu kini masih terkendala ketersediaan dana,namun poktan akan berusaha mencari modal tersebut agar secepatnya  usaha penggemukkan kambing terpadu dapat segera direalisasikan lokasinya di zona selatan tanah kas desa ,demikian Supriyadi menambahkan informasi sambil mengakhiri perbincangan.

Oleh : Kiswanto
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info