PETIR DI SIANG BOLONG YANG MENYAMBAR RUMPUN BATANG PISANG KONON ‘ BLEDHEK WEDANG ‘ - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , » PETIR DI SIANG BOLONG YANG MENYAMBAR RUMPUN BATANG PISANG KONON ‘ BLEDHEK WEDANG ‘

PETIR DI SIANG BOLONG YANG MENYAMBAR RUMPUN BATANG PISANG KONON ‘ BLEDHEK WEDANG ‘

Written By kiswanto adinegara on Minggu, 09 Maret 2014 | 21.11

Serumpun batang pisang lanas dan mengering diduga disambar petir ' wedang ' disiang bolong.



Karangnongko  ~  Sering  kita dengar ditengah masyarakat kita mengaitkan fenomena alam dengan mitos yang turun temurun.Seperti  halnya peristiwa petir disiang bolong nan dahsyat beberapa waktu lalu,yang sempat membuat pingsan seorang warga padukuhan Keputran saat pulang ngarit.Kejadian yang menggemparkan itu terjadi dibelakang rumah  Muh Subirman .

Selang beberapa hari  ,baru diketahui  bahwa serumpun batang pisang kepok di pojok barat daya pekarangan saya  lanas kemudian mengering dan patah .Itu diyakini tersambar petir yang terjadi saat siang hari beberapa hari lalu,demikian pengakuan Umar Kadir  ( 85 tahun) kepada kontributor klaten info .

Masuk akal juga kalau petir saat itu menghujam kedalam tanah melalui media serumpun batang pisang di pekarangan Umar Kadir di padukuhan Kadilaju.Pasalnya  lokasi ini hanya berjarak kurang lebih  15 meter dari jatuhnya Ngatidjo warga Keputran yang pulang ngarit saat kejadian.

Korban petir disiang hari tersebut disamping  pingsannya seorang warga ada dua rumah yang  terkena imbasnya.Pertama  jarak lima meteran diselatannya adalah rumah Muh Subirman yang juga terdampak  petir ,yakni  peralatan elektronik , HP dan jaringan listriknya rusak .Kedua sekitar 15 meter arah barat barat laut dari hujaman petir adalah rumah Rudi Mintarno yang juga kena imbas yakni pesawat TV nya terbakar ,sebagaimana dituturkan Yayuk kepada klaten info .

Umar Kadir menuturkan lebih lanjut , bahwa petir yang menyambar rumpun batang pisangnya adalah termasuk jenis bledhek wedang katanya .Tandanya pepohonan yang disamber bledhek wedang pasti beberapa hari kemudian terlihat layu dan mengering laksana disiram air panas.

Menurut Umar Kadir jenis petir yang lain adalah bledhek paju , manakala menyambar tanaman atau tanah pasti akan pecah atau berlubang bagaikan di paju.Seperti yang pernah terjadi beberapa tahun silam di bulak mBledrek yang menyambar  dan menghujam di jalan aspal dan membawa korban jiwa sebanyak satu orang yang sedang megendarai sepeda pancalnya.

Penuturan mbah Umar Kadir barangkali bukan ulasan ilmiah ,namun lebih sebagai sebuah mitos yang turun temurun yang saat ini sudah mulai jarang dijumpai.Namun bagi generasi  jadul cerita semacam itu masih bisa ditemukan.

Bahkan orang zaman dahulu manakala kesawah  saat musim hujan bercampur petir   diatas caping atau payung blaraknya pasti diselipkan setangkai daun jarak  yang dipercaya sebagai penangkal petir,demikian imbuhnya sambil mengakhiri  perbincangan.
Oleh : Kiswanto                                                                                        

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info