HUTAN KOTA DI GAYAMPRIT KURANG TERPELIHARA - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , » HUTAN KOTA DI GAYAMPRIT KURANG TERPELIHARA

HUTAN KOTA DI GAYAMPRIT KURANG TERPELIHARA

Written By kiswanto adinegara on Kamis, 10 April 2014 | 19.56

 
Beberapa pohon kelapa di hukot Gayamprit mengering dan patah diserang OPT.

Klaten  Selatan  ~   Sesuai Undang-Undang  Nomor  41 tahun 1999,tentang Kehutanan  yang dimaksud hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumberdaya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya,yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.

Mengingat arti penting keberadaan hutan  pada saat ini dan kedepan bagi kehidupan,maka pemerintah kabupaten Klaten  mulai membangun hutan kota .

Melalui Badan Lingkungan Hidup kabupaten Klaten ,dengan menunjuk lokasi di kelurahan Gayamprit ,kecamatan Klaten Selatan tepatnya di sebelah utara Stadion Trikoyo hutan kota yang tidak terlalu luas tersebut dibangun.

Memanfaatkan  dana alokasi khusus ( DAK ) bidang lingkungan hidup hutan kota yang didesain  kombinasi  antara taman dan hutan kota tersebut menelan dana sebesar Rp 357.222.000,00 ( tiga ratus lima puluh tujuh juta dua ratus dua puluh dua ribu rupiah ).Pelaksana kegiatan pembangunannya  oleh CV Dwi Jaya , rampung pada bulan November 2013 yang lalu.

Berdasarkan  peraturan perundangan tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah  ( Keppres 80 /2003) , pelaksana kegiatan masih bertanggung jawab pemeliharaannya hingga  enam bulan paska selesainya  pekerjaan. 



 
Lantai Hukot kotor oleh sampah daun dan ada bau busuk menyengat.


Menurut pengamatan kontributor klaten info ,kondisi hutan kota tersebut saat ini nampak kurang terpelihara dengan baik.Lingkungannya  kotor oleh sampah  dedaunan yang berserakkan dilantai, serta terhirup bau busuk  menyengat dari pembuangan sampah didekat hutan kota ini.

Disamping itu nampak beberapa pohon kelapa daunnya mengering  pelepahnya  patah akibat serangan organisme pengganggu tumbuhan,dan hingga berita ini ditulis belum dilakukan penggantian dengan bibit yang sehat.

Barangkali bulan Mei 2014 masa pemeliharaan proyek akan berakhir , diharapkan  sebelum diserahkan kepada BLH selaku pengguna anggaran  seluruh item spesifikasi  hutan kota sesuai dengan  rencana kerja dan syarat-syarat serta kontrak kerja.

Demikian pula kedepan pengelolaan hutan kota ini diharapkan oleh warga masyarakat dapat dilaksanakan secara optimal dan berkesinambunglanjutan.Optimalisasi kemanfaatannya  dapat berjalan lestari sehingga ada keseimbangan  antara manfaat lingkungan , sosial dan ekonomi.

Oleh : Kiswanto


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info