PENGEMBANGAN DESA WISATA DAN SENI BUDAYA KARANGNONGKO TERKENDALA DANA - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , » PENGEMBANGAN DESA WISATA DAN SENI BUDAYA KARANGNONGKO TERKENDALA DANA

PENGEMBANGAN DESA WISATA DAN SENI BUDAYA KARANGNONGKO TERKENDALA DANA

Written By kiswanto adinegara on Selasa, 01 April 2014 | 21.19

 

Papan nama Skretariat Desa wisata ,seni budaya Karangnongko


Karangnongko  ~ Sejatinya desa Karangnongko telah memiliki predikat sebagai desa wisata dan seni budaya  Candi Merak  sejak sebelas tahun silam. Berdasarkan akte notaris nomor 06/14/02/13 , C-1355.HT.03.01 dan surat keputusan nomor  14 –X.A – 2003 , demikian penuturan Kuswantono  yang mantan kepala desa sekaligus pendiri desa wisata tersebut  kepada kontributor klaten info.

Salah satu motivasi  Kuswantono menggagas pembentukan desa wisata dan seni budaya ,karena desa Karangnongko memiliki potensi  destinasi wisata sejarah ,seni  budaya ,serta berbagai sumberdaya yang layak dikembangkan.

Selama ini pengelolaan desa wisata hanya mengandalkan  situs cagar budaya berupa candi Merak dan candi Bandung.Kenyataannya  perkembangan  desa wisata ,seni budaya ini  dinilai lambat ,stagnan dan belum optimal.

Oleh karena itu Kuswantono menggagas untuk pengembangan kedepan  konsep desa wisata senibudaya harus ditata ulang.Disamping situs candi Merak tetap dijadikan ikon destinasi wisata sejarah di desa Karangnongko ,perlu  dikembangkan obyek-obyek baru yang mengikuti trend perkembangan  terkini yakni perpaduan olah raga dengan rekreasi.Ide yang akan dikembangkan adalah membuat  fasilitas outbond bagi masyarakat .Lingkungan dan sumberdaya alam disini sangat mendukung.

Potensi  yang tak kalah  menariknya adalah budaya  pertanian tanaman pangan khususnya padi sawah.Generasi muda kini mulai tidak berminat dibidang pertanian.Sementara makanan pokok kita sulit digantikan dari beras.Kita perlu menarik minat kawula muda untuk berekreasi sambil bertani.Mereka perlu dikenalkan secara dini bagaimana mencangkul,membajak dan menggaru dengan tenaga kerja ternak, menanam padi  (tandur) ,memelihara tanaman hingga panen dan paska panen.

Kami siapkan lahan sawah yang cukup luas dan strategi di selatan desa.Desa ini dulu dikenal ada Koperasi Unit Desa (KUD) nya yang sempat berjaya,yakni KUD Jujur.KUD itu dilengkapi berbagai unit usaha diantaranya usaha  penampungan susu segar dari peternak, serta pengolahan pakan ternak yang memanfaatkan silo,yang kini masih tegak berdiri disamping situs candi Bandung.

Bentuk kelembagaan  koperasi dinilai tepat untuk mengelola desa wisata dan seni budaya kedepan,demikian Kuswantono memaparkan idenya.
Ide besar itu memang  belum didukung studi kelayakan ,namun diyakini manakala dikelola secara baik mulai dari perencananaan, pelaksanaan dan pengendaliannya niscaya akan berhasil dengan optimal.

Kendala yang dihadapi untuk mewujudkan gagasan itu adalah terbatasnya ketersediaan dana.Kalau pembiayaan mengharapkan bantuan dana APBD kabupaten Klaten barangkali  akan tidak gampang mewujudkannya,namun perlu juga di cobanya lewat usulan dalam musrenbangdes maupun kecamatan.

Diharapkan ada pihak ketiga atau  investor yang tertarik dan berminat kerjasama  untukmewujudkan impian itu kami siap menyambut dengan senang hati , demikian harapan Kuswantono saat mengakiri perbincangan dengan kontributor klaten info.

Oleh : Kiswanto




Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info