SEBUAH CATATAN BURAM PENAMBANG PASIR MANUAL - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , , » SEBUAH CATATAN BURAM PENAMBANG PASIR MANUAL

SEBUAH CATATAN BURAM PENAMBANG PASIR MANUAL

Written By kiswanto adinegara on Sabtu, 19 Juli 2014 | 22.31



Aktifitas penambangan pasir manual di Kali Woro.



Karangnongko  ~  Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit ,merupakan sebait kalimat motivator untuk maju dan maju bagi siapapun dalam kehidupan ini.

Memang tidaklah salah memiliki cita-cita tinggi serta mulia ,namun dalam kenyataan hidup ini terkadang harus menemui nasib yang berkata  lain.

Seperti para penambang pasir manual yang bekerja di lereng Merapi ,menambang merupakan buah pekerjaan utama guna menegakkan periuk dirumahnya.Rasanya tidak ada pilihan lain  kecuali harus kelokasi kalau ingin makan ,walaupun dengan menguras seluruh tenaga sementara hasilnya minim demikian penuturan sejumlah penambang pasir .

Rerata mereka merupakan SDM dengan segala keterbatasan, mulai dari  aspek  sosial , ekononomi serta keterampilannya.Sehingga ilmu menambang yang naluriah dan tradisional  dijalani begitu saja ,bak air mengalir tanpa berhitung resiko yang mengancamnya.Mereka sama sekali tidak menggunakan alat pengaman  dalam bekerja dilapangan.

Barangkali sudah puluhan jiwa melayang akibat penambangan manual oleh warga di lereng Merapi dan puluhan orang yang mengalami cacat fisik permanen.

Sebagaimana penuturan Suparman ( 49 tahun) warg Gegermoyo beberapa tahun lalu musibah menimpa ketika sedang melakukan penambangan di Balerate ,kaki kanannya tertimpa batu besar dan membuatnya tulang kakinya remuk dan patah.

Selama setahun kemudian diakui tidak dapat melakukan aktifitas  sehari-hari.Baru setelah dioperasi dan dipasang pen lambat laun mulai membaik kendatipun tetap cacat permanen hingga kini.

Demikian pula Gandung ( 35 tahun) warga Malangsari , jelang hari Raya Idul Fitri tahun lalu mengalami nasib apes di kali Woro saat menambang pasir bersama kedua orang tuanya.Tiba-tiba saja tebing pasir setinggi belasan meter runtuh menimpa tubuhnya, nyawanya selamat  namun harus menerima  kenyataannya salah satu kakinya patah dan cacat permanen. Sekarang tidak bisa lagi menambang pasir ,katanya pada klaten info.

Nasib apes juga pernah dialami Ngadinu ( 52 tahun ) warga Karangnongko yang mengalami kecelakaan kerja saat menambang pasir di kali Woro beberapa tahun silam yang membuatnya tulang kaki kanannya patah dan menjadikannya cacat seumur hidup.

Diakuinya banyak korban luka dan cacat permanen dialami  penambang manual , disamping itu pernah terjadi musibah hingga teman serombongan tewas mengenaskan akibat tertimbun reruntuhan pasir dan batu di lokasi penambangan namanya Tarno masih muda ,kenangnya.

Peristiwa tragis dan memilukan yang banyak menimpa para penambang mulai cacat ringan , permanen hingga tewas menjadi sebuah catatan buram rakyat kecil menantang resiko untuk mencari sesuap nasi.

Barangkali peristiwa semacam ini tidak akan mudah berhenti dan hilang begitu saja sepanjang lapangan kerja yang lebih layak dapat ditemukan oleh mereka yang serba keterbatasan dalam hidupnya.

Oleh : Kiswanto
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info