KISAH SEDIH DISAAT HUTRI KE 69 DIRAYAKAN - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , » KISAH SEDIH DISAAT HUTRI KE 69 DIRAYAKAN

KISAH SEDIH DISAAT HUTRI KE 69 DIRAYAKAN

Written By kiswanto adinegara on Minggu, 17 Agustus 2014 | 10.00


 
Rumah Muh Bakrie saat akan dirobohkan warga ( 17/8 )



Karangnongko  ~  Selayaknya kebahagiaan dirasakan oleh segenap rakyat Indonesia  ketika merayakan HUT nya yang ke 69 , Minggu Pon ( 17 /8 /2014 ).

Mewah dan gemerlap  melihat upacara di Istana Negara via TV ,demikian pula tentunya di ibukota Povinsi hingga Kabupaten di negeri  konon kaya raya gemah ripah loh jinawi  tata titi tentrem kerta tur raharja ini.

Dibalik kemewahan dan kemegahan  peringatan dan perayaan  negeri yang telah berumur 69 tahun ini ,faktanya masih ditemukan jutaan rakyat hidup miskin ditengarai tuna  papan ,sandhang serta pangan.

Salah satu potret kemiskinan yang ada di negeri ini adalah  sebagaimana ditemui di desa Kadilajo ,kecamatan Karangnongko ,kabupaten Klaten yang  dialami  keluarga  Muh Bakrie  ( 75 tahun) .

Muh Bakrie dan isterinya  tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap secara memadai untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari hari , ia tercatat sebagai penyandang status miskin di desanya.

Ironis  dan menyedihkan disaat  hingar bingar  perayaan  HUTRI  ke 69 Muh Bakrie justru menangis batinnya  pasalnya dihari kemerdekaan itu justru ia harus terbelenggu serta merelakan kehilangan rumahnya, kendati sejatinya sangat terpaksa .

Rumah kurang layak huni berdinding gedhek  tak utuh  satu-satunya itu terpaksa dirobohkan dengan gotong royong warga RT 03 , RW 01. 

Sekitar 20 orang warga telah berkumpul sejak pukul  06.30 WIB dan segera mengeksekusi rumahnya dan rampung hingga pukul  09.30 WIB sehingga rata dengan tanah.Sungguh memelas.

Muh Bakrie  menangis  dan sangat bersedih kehilangan rumah akibat menanggung beban anaknya yang bangkrut dalam berbisnis sementara modalnya pinjam di sebuah bank.

Akhirnya sebidang tanah miliknya yang menjadi agunan harus dijual guna melunasi utang anaknya yang telah jatuh tempo.

Kemudian tragisnya oleh pemilik tanah yang baru diminta untuk segera membersihkan lahannya karena akan dibangun  pertokoan secara permanen demikian penuturan Sugiyarno ketua RT 03 kepada klaten info saat gotong royong  ( 17/8 ).

Untuk sementara keluarga Muh Bakrie akan tinggal menumpang dirumah anaknya , yang berdekatan dengan lokasi   rumah nan tinggal kenangan itu  , imbuh ketua RT .


 
Rumah Muh Bakrie Rata dengan tanah.


Oleh : Kiswanto                                                                                                                               

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info