PROFESOR ( ' TELO ' ) SUHARDI ITU TELAH BERPULANG DENGAN TENANG - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , » PROFESOR ( ' TELO ' ) SUHARDI ITU TELAH BERPULANG DENGAN TENANG

PROFESOR ( ' TELO ' ) SUHARDI ITU TELAH BERPULANG DENGAN TENANG

Written By kiswanto adinegara on Jumat, 29 Agustus 2014 | 00.30

 
Prof., DR, Ir, Suhardi, SS,M.Sc (Alm)  (sumberWikipedia BI)




Karangnongko  ~  Berita mengenai kondisi kritisnya Prof Suhardi putra kelahiran Trucuk ,Klaten di RS Pertamina Pusat (RSPP)Jakarta Selatan ,akibat kanker paru stadium empat telah penulis ketahui dua hari jelang kepulangan beliau dari sebuah media.

Sehingga ketika  hari Jumat pagi ( 29/8 ) ,ada SMS diponsel berisi tentang berita wafatnya Suhardi yang lahir 62 tahun lalu tepatnya 13 Agustus 1952 ,pada Kamis (28/8) pukul 21.40 WIB penulis tidak begitu kaget, namun sangat sedih yang mendalam rasanya.

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un

Suhardi yang jebolan Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta ,hingga meraih gelar Guru besar di almamaternya itu dikenal sangat sederhana ,pekerja keras ,jujur serta peduli terhadap nasib rakyat kecil utamanya petani.

 Kesederhanaan Suhardi nampak kendati sudah menjadi dosen di Fakultas Kehutanan UGM kala itu. Dengan menunggangi sepeda angin serta nyangklong ransel dilakoninya pergi-pulang dari rumahnya di jalan Kaliurang km 7,5 Gang Dahlia ,Kayen ,Concat,Sleman hingga kampus biru Bulaksumur saban hari.

Kesederhanaan Suhardi sering mengecoh mahasiswa baru ,dikiranya teman mereka sesama maba ternyata dosen yang tidak lazim berpenampilan keki dan tidak sombong itu.

Suhardi yang tamatan STM Pertanian Delanggu Klaten itu ,ketika lulus  S1 Kehutanan,  bernadar akan lari dari kampus biru Bulaksumur hingga rumahnya di Klaten dan nadar itu ditepatinya sesudah pelaksanaan wisuda .

Pria yang suka puasa Senin Kamis tersebut setelah menyelesaikan  pendidikan lanjutan master ( S2)  dan doktor ( S3)  nya di Filipina ,konon gelar Guru besar alias Profesornya diraih pada usia muda sehingga mengantarkan menjadi guru besar dan juga dekan di Fakultas Kehutanan UGM.

Pernah dipercaya menjabat  Direktur Jederal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial (RLPS) ,Departemen Kehutanan dan Perkebunan sekarang Kemenhut era Presiden Gus Dur ,karena kejujurannya maka hanya bertahan beberapa bulan saja.

Penelitiannya tentang Gaplek alias ketela pohon atau Telo di kabupaten Gunungkidul yang menghebohkan yakni dengan makan telo membuat usia harapan hidup menjadi lebih lama dan getolnya berkampanye cinta pangan lokal ,serta sumpah anti makan terigu menjadikan Suhardi dijuluki Profesor Telo.

Kepeduliannya terhadap pengembangan pangan lokal kemudian menghantarkan dirinya menjadi staf ahli Dewan Ketahanan Pangan Nasional di Kementerian Pertanian RI di Jakarta dari tahun 2002 - 2008.

Kepeduliannya untuk merubah nasib petani agar menjadi lebih baik membuatnya tidak puas bekerja sebagai akademisi,praktisi  dan birokrasi, bahwa untuk mewujudkan mimpinya Suhardi percaya harus lewat jalur politik.

Sehingga kemudian ikut mendirikan salah satu Parpol ternama di Indonesia bernama Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) , hal demikian pernah diungkapkan kepada penulis saat bertemu di Kepatihan Yogyakarta dalam acara koordinasi Ketahanan Pangan.

Jenazahnya akan dimakamkan di pemakaman keluarga besar UGM Sawitsari ,Jumat (29/8) pukul 13.00 WIB dan sebelumnya menerima penghormatan terakhir di Balairung dari UGM

Cita-cita luhurmu belum tergapai, namun Allah SWT telah memanggilmu untuk menghadapNya.

Selamat jalan ,semoga khusnul khotimah ,sang Profesor Telo guru dan sahabatku ….


    Saat Jenazah Prof Suhardi di semayamkan di Balairung UGM


   Sumber foto dari  FB

 
Oleh  : Kiswanto

 


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info