MISTERI POHON BERINGIN , MANUK BELUK DAN CUNGKUP ANGKER DI MAKAM KADILAJO - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , » MISTERI POHON BERINGIN , MANUK BELUK DAN CUNGKUP ANGKER DI MAKAM KADILAJO

MISTERI POHON BERINGIN , MANUK BELUK DAN CUNGKUP ANGKER DI MAKAM KADILAJO

Written By kiswanto adinegara on Selasa, 07 Oktober 2014 | 21.12

 
Pohon Beringin pengganti yang ditanam Mbah Djemiko




Karangnongko  ~  Pohon beringin kecil ini sebagai pengganti pohon besar yang konon berumur ratusan tahun dan kini tinggal kenangan ,karena roboh beberapa tahun silam demikian penuturan mBah Djemiko  sesepuh dikampung kidul pasar Kembang itu pada klaten info.

Pohon beringin raksasa yang tumbang diterpa angin kencang dan meluluh lantakkan sebagian besar nisan dan cungkup kuna itu doeloenya membuat suasana menjadi singup  dan dikenal sangat wingit serta penuh misteri.

Dipuncak pohon lambang pengayoman itu dulu dihuni sepasang manuk beluk yang langka dan kini bahkan sudah tidak ada lagi konon ditembak pemburu lokal ,sementara di sela akar nan menjulur  menyentuh tanah pekuburan  merupakan sarang ular  besar ,imbuhnya 

Burung beluk itu dulu sering memberi sinyal akan adanya kiriman jenazah kemakam dengan suara khasnya yang bisa terdengar oleh segenap warga padukuhan Kadilaju  RW 01 utamanya saat pada senja hari.

Disamping itu menurut Wito Utomo sesepuh yang mantan ketua RT setempat pertanda jika makam akan terisi malam harinya tentu muncul suara misterius ,seperti blug,blug, yang demikian dibenarkan Mardi Djemakir ketua RT 01 RW 01 desa Kadilajo.

Sementara diantara empat cungkup permanen ada yang sangat angker dan sering digunakan untuk menyemedikan kuda lumping  pilihan oleh sekelompok  pemain jathilan.


Sebenarnya pohon beringin itu dulu ada sepasang  yang berada di selatan telah mendahului ambruk baru beberapa tahun kemudian disusul yang utara.

Saking wingitnya ketika beringin ambruk tidak semua warga  berani mengambil kayunya ,bahkan ketika diundang dan ditawarkan pada sejumlah pedagang kayu semua menolaknya karena takut dan tidak mau mengambil resiko katanya.

Akhirnya ada satu orang pembeli Mulyono yang menawarnya dengan harga sangat tidak lazim alias murah dan mBah Djemiko sebagai orang yang dipercaya  terpaksa melepasnya mengingat pohon itu teronngok lama sehingga mengganggu aktivitas warga sekitar makam.

Saat ini semua cungkup sudah dibongkar dan dibersihkan ,bersamaan dengan bersihnya makam dari onggokan kayu beringin yang penuh misteri itu.

Dan untuk mengurangi kesingupan utamanya pada malam hari kini makam itu dipasangi lampu yang cukup terang oleh perkumpulan pemuda demikian Suratman menuturkan.

Namun sepertinya ada bisikan ghaib menggelitik nurani mBah Djemiko seolah ada getaran yang menuntunnya  untuk menanam kembali pohon beringin dibekas pohon tua yang tumbang itu agar suasana makam suci jadi teduh dan hijau.

Kemudian selang beberapa hari dicarinya bibit dan ditanamlah persis di tempat pohon raksasa itu pernah berdiri tegak selama ratusan warsa.

Menurut Sunami seorang warga setempat menanam pohon beringin sama halnya membuatkan rumah dhemit  katanya.

Oleh : Kiswanto

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info