HARGA ECERAN GAS MELON DI AWAL RAMADHAN CAPAI 22 RIBU PERTABUNG - Karangnongko Information
Headlines News Klaten.Info :
Banner 1
banner2
Home » , » HARGA ECERAN GAS MELON DI AWAL RAMADHAN CAPAI 22 RIBU PERTABUNG

HARGA ECERAN GAS MELON DI AWAL RAMADHAN CAPAI 22 RIBU PERTABUNG

Written By kiswanto adinegara on Jumat, 19 Juni 2015 | 00.00



Gas Melon Gasnya Wong Cilik yang kian mahal

 
Karangnongko ~ Disamping sejumlah harga kebutuhan pokok naik dikala Ramadhan tiba , ternyata harga gas tiga kilogram bersubsidi juga tidak mau ketinggalan.

Menurut pantauan klaten info disekitar pasar Kembang ,kecamatan Kemalang dan Karangnongko harga sebuah gas melon tiga kilogram mencapai Rp 21.000,00 per tabung , Kamis ( 18/6 ) bertepatan dengan tanggal 1 Ramadhan 1436 H.

Penuturan sejumlah pengecer mengatakan stok dipangkalan terbatas dan harganya tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi ( HET ) yang ditetapkan pemerintah kabupaten Klaten yakni Rp 15.500,00.

Sebagaimana dituturkan salah satu pengecer sebut saja namanya Sodron “ saya ambil di pangkalan dekat sini saja harga pertabung sudah Rp 18.500,00 ‘” katanya pada  klaten info  Kamis ( 18/6 ) sore di warungnya.

“ Tiap minggu saya dijatah  15 tabung , masing-masing 5 tabung untuk pengambilan hari Senin ,Rabu dan Jumat , kemudian saya jual eceran seharga Rp 20.000,00 – 21.000,00 pertabungnya “imbuh Sodron.

Sementara pengecer lainnya yang tak mau disebut jati dirinya mengatakan “ dari pangkalan hari Rabu kemarin saya tidak dapat jatah , jadi hari ini di warung saya lagi kosong “ katanya saat ditemui klaten info.

“ Karena harga dipangkalan sudah melebihi HET ,yakni Rp 18.500,00 ,jadi apa boleh buat saya jual eceran pertabung menjadi Rp 21.000,00 “ imbuhnya.

Sedangkan Purwanti pemilik toko kelontong ndul Deso mengatakan “ saya jual pertabung eceran Rp 22.000,00 ,karena saya ngambil dari pangkalan bukan lokalan tapi di Klaten “ kilahnya saat ditemui klaten info ( 19/6 ) di kiosnya.

Naik dan tingginya harga gas elpiji “melon” tiga kilogram  disikapi beragam oleh sejumlah warga diantaranya Narmi “ dari pada tidak bisa memasak , harga segitu ( Rp 21 - 22.000,00 red ) ya terpaksa dibeli “ keluhnya.

Sedangkan  Widji dan para bakul ratengan sekitar pasar kembang berharap “ hendaknya pemerintah kabupaten Klaten sesuai kewenangannya mengawasi dan mengontrol pangkalan agar tidak seenaknya menjual melampaui HET ,kalau perlu berikan sanksi tegas dengan mencabut izinnya  ,karena warga kurang mampu jadi korbannya“ harapnya lewat klaten info.

Oleh : Kiswanto
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Klaten.Info
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Karangnongko Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info